Menu

Penyakit Arteri Koroner


Apa itu Arteri Koroner dan Seberapa Pentingkah Perannya?

 

Jantung adalah organ vital yang berfungsi untuk menerima dan memompa darah ke seluruh tubuh. Di dalam jantung, ada sebuah pembuluh darah besar bernama arteri koroner. Tugas arteri koroner adalah untuk mengalirkan darah segar kaya oksigen dari jantung ke otot-otot jantung. Berikut uraian singkat tentang arteri koroner beserta fungsinya.

 


Arteri koroner adalah pembuluh darah utama jantung

Arteri koroner adalah salah satu dari tiga pembuluh darah utama yang mengelilingi jantung. Arteri memiliki dinding yang cukup elastis sehingga mampu menjaga tekanan darah tetap konsisten.

arteri koroner adalah

Berdasarkan gambar di atas, ada dua jenis arteri koroner yang terdapat di dalam jantung, yaitu:
Arteri koroner kiri utama (Left Main Coronary Artery)

Arteri koroner kiri utama berfungsi memasok darah ke sisi kiri otot jantung (ventrikel dan atrium kiri). Arteri koroner kiri utama kemudian bercabang membentuk:

    -Arteri Left Anterior Descending (LAD), berfungsi menyediakan darah menuju bagian atas dan kiri jantung.
    Arteri Left Circumflex (LCX), cabang arteri kiri utama yang mengelilingi otot jantung dan menyediakan darah menuju sisi luar dan belakang jantung.

 

   - Arteri koroner kanan (Right Coronary Artery)

Arteri koroner kanan bertugas memasok darah menuju ventrikel kanan, atrium kanan, SA (sinoatrial) dan AV (atrioventricular). Arteri koroner kanan bercabang menjadi arteri Right Posterior Descending, dan arteri marginal akut. Bersama dengan LAD, arteri koroner kanan membantu memasok darah menuju sekat jantung.

 

Bahaya Penyakit Arteri Koroner Adalah Sebagai Berikut:


   1. Kerusakan pada jantung, organ jantung anda akan terganggu kesehatannya dan bisa jadi membuat anda merasa lebih kurang sehat lagi.


  2.  Menyebabkan komplikasi, ini merupakan salah satu hal yang paling banyak ditakuti oleh banyak orang karena jika sudah terkena satu penyakit maka bisa menyebabkan penyakit lain muncul lagi.


  3.  Dada menjadi sesak, ini akibat fungsi jantung kita yang sudah tidak berfungsi dengan normal dan bisa membuat dada kita merasa sakit.


 4.   Kematian Mendadak, ini adalah hal yang paling ditakuti oleh semua orang, mungkin anda dapat bertahan selama 40 hari tanpa makanan, 4 hari tanpa minuman dan bertahan nafas selama 4 menit, tapi jika darah tidak dapat mengalir ke jantung selama 4 detik makan anda tidak akan bertahan untuk hidup.

 

 

Arteri koroner memiliki beberapa cabang yang lebih kecil yaitu obtuse marginal (OM), septal perforator (SP), dan diagonals.
Kenapa arteri koroner itu penting?

 

Arteri koroner berfungsi menyediakan suplai darah dan oksigen untuk otot jantung. Gangguan atau penyakit pada arteri koroner dapat menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Kerusakan arteri koroner dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan kematian karena hilang atau berkurangnya pasokan darah beroksigen menuju otot jantung.

 


Apa itu penyakit arteri koroner?

Penyakit jantung koroner atau penyakit arteri koroner adalah kondisi penumpukan plak dalam pembuluh arteri koroner. Penumpukan ini bisa terjadi secara perlahan dan bertahap dalam jangka waktu lama, bahkan hingga bertahun-tahun. Kondisi ini sering disebut juga sebagai aterosklerosis.

 

Gejala Penyakit Jantung Koroner

      -Nyeri yang berada di dalam dada, namun sering merasakan sakit kepala,

      -Munculnya pembengkakan yang berada di perut,

      -Detak jantung yang kurang teratur,

     -Merasa mual dan nafsu makan turut berkurang,

     -Sesak nafas disertai dengan terengah-engah,

     -Merasa lelah, walaupun tidak melakukan aktifitas yang berat,

     -Muncul keringat walaupun tidak melakukan berbagai aktifitas,

    -Jika pada wanita, seringkali merasakan sakit pada lengan kiri dan tangan kanan,

    -Namun untuk laki-laki, sering sakit pada daerah lengan kiri,

 

 

Penumpukan plak ini dapat mengeras dan berisiko pecah. Pembuluh arteri koroner yang pecah dapat memicu pembekuan darah dan dapat pula menghambat aliran darah. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko angina atau serangan jantung. Risiko lain yang dapat ditimbulkan yaitu aritmia (masalah ritme jantung) dan gagal jantung.

Baca Juga : Penyakit Diare

 

 

 

Go Back

Comment

Blog Search

Blog Archive

Comments

There are currently no blog comments.